12 Buah-buahan Penambah Darah untuk Bantu Atasi Anemia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Sel darah merah yang terlalu sedikit dalam tubuh dapat menyebabkan pengantaran oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh menjadi terganggu. Hal ini kemudian dapat menyebabkan Anda mengalami gejala anemia, seperti lelah, sakit kepala, kulit pucat, tangan dan kaki dingin, serta sesak napas. Untuk itu, cukupilah nutrisi yang diperlukan untuk membentuk sel darah merah. Tak hanya dari sayuran dan daging, tapi juga bisa Anda peroleh dari buah-buahan. Apa saja buah penambah darah terbaik yang bisa dikonsumsi pengidap anemia?

Apa saja nutrisi yang dibutuhkan untuk menambah darah?

makanan untuk anemia

Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum dialami banyak orang. Masalah kesehatan ini biasanya terjadi dalam tingkat ringan dan dalam jangka waktu yang pendek.

Sering kali, orang dengan anemia tidak sadar mereka mengalaminya. Pasalnya, gejala anemia terkadang tidak terasa sama sekali. Anda mungkin baru menyadarinya setelah melakukan serangkaian tes untuk mendiagnosis anemia.

Anemia yang tidak diobati bisa menjadi masalah yang serius, bahkan mengakibatkan komplikasi. Oleh karena itu, Anda perlu untuk mengonsumsi berbagai makanan yang dapat menambah darah.

Banyak nutrisi dalam makanan yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel darah merah. Nutrisi tersebut berguna sebagai pencegahan anemia dan pengobatan kurang darah. Nutrisi itu di antaranya adalah:

  • Zat besi
  • Asam folat
  • Vitamin B12
  • Tembaga
  • Vitamin A

Apa saja buah penambah darah untuk anemia?

makan buah

Selama ini, mungkin Anda hanya mengetahui bahwa makan daging dan sayuran hijau dapat membantu tubuh meningkatkan produksi sel darah merah. Namun, ternyata tak hanya kedua kelompok makanan tersebut yang dapat menjadi makanan penambah darah dan mencegah Anda dari berbagai jenis anemia.

Dikutip dari Mayo Clinic, buah pun mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan penderita anemia untuk memproduksi sel darah merah. Beberapa buah yang baik untuk penambah darah adalah:

1. Buah sitrus

minum air lemon

Terdapat beberapa jenis buah sitrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali. Jeruk merupakan salah satu buah penambah darah terbaik karena mengandung asam folat tinggi. Asupan asam folat sendiri dapat membantu tubuh membuat sel darah merah baru.

Dalam satu gelas jeruk, mengandung asam folat sebesar 31,5 mcg. Fungsi lain buah ini adalah membantu penyerapan zat besi pada tubuh karena tinggi kadar vitamin C. Zat besi merupakan komponen sel darah merah yang membantu pengikatan oksigen.

Satu buah lemon, termasuk kulitnya, mengandung 83 mg vitamin C atau 92% dari kebutuhan harian Anda. Sedangkan, satu buah jeruk berukuran sedang dapat memberikan vitamin C sejumlah 70 mg (78% dari kebutuhan harian).

Asam folat yang terdapat di buah sitrus juga cukup tinggi. Contohnya, satu buah jeruk besar mengandung 55 mikrogram folat, atau sekitar 14% dari direkomendasikan (RDI).

2. Anggur

gejala penyebab ciri hamil anggur

Anggur juga diketahui tinggi asam folat. Dalam segelas anggur, terkandung 21 mcg asam folat.

Tak hanya itu, anggur ternyata juga mengandung vitamin A. Vitamin A diketahui berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Meski kecil, manfaatnya bagi pasien anemia sangat besar, bukan?

3. Wortel

resep wortel

Wortel merupakan buah yang kaya akan vitamin A. Vitamin A dalam bentuk retinol berperan dalam membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan mengantarkan oksigen ke sel-sel tubuh.

Untuk dapat meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh, Anda disarankan untuk makan tiga wortel ukuran besar, minimal dua kali per minggu.

4. Stroberi

manfaat buah stroberi

Buah favorit banyak orang ini ternyata juga dapat berperan sebagai penambah darah. Hal ini karena kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah stroberi dapat membantu tubuh dalam produksi sel darah merah. Selain itu, antioksidan juga berguna untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Apa Itu Antioksidan dan Kenapa Penting Bagi Tubuh Kita?

5. Kismis

kismis
Sumber: Leaf

Kismis adalah buah kering yang bisa Anda jadikan camilan sore sekaligus penambah darah karena tinggi zat besi. Dalam 2/3 gelas kismis mengandung zat besi sekitar 2 gram.

Tak hanya menjadikannya camilan, Anda juga bisa menambahkannya ke dalam kue, sereal, ataupun oatmeal. Hal ini dampat memudahkan Anda mendapatkan tambahan asupan zat besi.

6. Semangka

manfaat kulit semangka

Semangka juga mengandung zat besi. Tak hanya menyegarkan, buah ini tentu bermanfaat untuk meningkatkan sel darah merah Anda.

Satu potong semangka ukuran sedang bisa memberikan Anda zat besi sebanyak 1,5 gram. Selain itu, semangka juga mengandung vitamin C yang diperlukan tubuh untuk penyerapan zat besi.

7. Tomat

jus toman menurunkan tekanan darah

Sebuah penelitian yang dipublikasikan International Journal of Science and Research melibatkan ibu hamil yang rentan terkena anemia. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak buah tomat yang dikonsumsi sebanyak 660 mg selama 10 hari dapat meningkatkan tingkat hemoglobin dalam sel darah merah.

Tomat juga mengandung zat besi dan vitamin C yang cukup tinggi sehingga zat besi lebih mudah diserap oleh tubuh Anda.

8. Pepaya

Di Indonesia, pepaya cukup mudah ditemukan. Pepaya juga menjadi salah satu buah yang baik untuk penambah darah karena kaya akan folat dan vitamin C sehingga dapat mencegah anemia.

Sebanyak 140 gram buah pepaya mengandung 53 mikrogram asam folat, yang mampu memenuhi kebutuhan harian sebanyak 13%. Sementara itu, 145 gram pepaya menyediakan kandungan vitamin C sebesar 87 mg atau 97% dari kebutuhan harian.

9. Leci

manfaat buah leci

Satu buah leci menyediakan hampir 7 mg vitamin C, atau 7.5% dari kebutuhan harian. Selain vitamin C, leci juga mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 yang baik untuk kesehatan otak, jantung, dan pembuluh darah.

10. Alpukat

alpukat untuk bayi

Seperti tidak ada habisnya keuntungan dari mengonsumsi buah alpukat. Ternyata, alpukat dapat menjadi buah untuk penambah darah karena mengandung asam folat.

Satu cangkir buah alpukat dapat memenuhi sebanyak 23% kebutuhan harian akan asam folat Anda. Selain itu, alpukat juga mengandung vitamin C, E, K dan B-6 serta asam omega-3.

Meski alpukat dikenal karena lemak nabatinya, Anda tidak perlu khawatir. Alpukat mengandung lemak sehat yang bermanfaat untuk membantu Anda tetap kenyang sehingga cocok apabila sedang mengatur berat badan.

11. Mangga

resep olahan mangga

Buah mangga rendah kalori tetapi tinggi akan nutrisi. Tidak heran di beberapa negara, mangga disebut “king of fruits.”

Mangga dapat menjadi buah untuk penambah darah karena tinggi akan vitamin C dan folat. Sebanyak 165 gram buah mangga menyediakan vitamin C sebanyak 67% dan folat sebesar 18% dari referensi asupan harian.

Tingginya vitamin C ini dapat memperbaiki sistem imun, membantu tubuh menyerap zat besi, dan mendorong pertumbuhan tubuh.

12. Buah Bit

manfaat buah bit

Buah bit terbukti dapat menjadi salah satu pilihan buah-buahan penambah darah. Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Brazilian Journal of Medical and Biological Research, buah bit menunjukkan sifat antianemia yang kuat, berdasarkan kandungan antioksidannya. Oleh karena itu, ekstrak buah ini bisa dijadikan sumber alami yang baik sebagai sumber antioksidan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Thalasemia

Thalasemia adalah penyakit kelainan darah karena mutasi gen pada hemoglobin akibat keturunan. Kondisi ini bisa menyebabkan anemia ringan hingga berat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 5 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

4 Jenis Suplemen dan Vitamin Penambah Darah untuk Anemia

Salah satu cara mengatasi masalah anemia adalah dengan mengonsumsi vitamin dan suplemen penambah darah. Apa saja vitamin untuk kurang darah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Daftar Makanan Penambah Darah untuk Orang Anemia (Plus Pantangannya)

Anemia umumnya bisa diatasi dengan mudah. Anda bisa mengonsumsi makanan penambah darah ataupun menjauhi pantangan untuk anemia. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

Salah satu upaya pencegahan anemia yang umum adalah konsumsi zat besi. Namun, tak hanya itu, ada vitamin dan cara lain yang juga dapat mencegah anemia.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
bmt transplantasi sumsum tulang

Memahami Prosedur Transplantasi Sumsum Tulang Belakang (BMT)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
pengobatan thalasemia

Apa Pengobatan yang Bisa Dilakukan untuk Thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
jenis thalasemia perbedaan mayor dan minor

Mengenal Jenis-Jenis Thalasemia dan Perbedaan Masing-Masingnya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit